top of page

Berapa Persen Nilai Properti yang Wajar untuk Anggaran Renovasi? Acuan Praktis

Gambar penulis: Sinara Design Build
Sinara Design Build
1 Jul
2 menit membaca

Salah satu pertanyaan yang paling sulit dijawab saat perencanaan renovasi adalah: sampai berapa sebetulnya batas anggaran yang masuk akal? Tanpa acuan yang jelas, orang cenderung salah di dua arah: terlalu irit sehingga hasil tidak optimal, atau terlalu boros sehingga investasi tidak sebanding dengan nilai propertinya.


Berapa Persen Nilai Properti yang Wajar untuk Anggaran Renovasi? Acuan Praktis

Acuan Persentase dari Nilai Properti

Dalam praktik properti, ada acuan umum yang dipakai untuk menentukan batas wajar anggaran renovasi: total biaya renovasi sebaiknya tidak melebihi 10-15% dari nilai pasar properti untuk renovasi hunian yang ditujukan untuk dihuni sendiri, dan tidak melebihi 5-10% untuk properti investasi yang disewakan.


Sebagai contoh praktis: untuk rumah di Solo dengan nilai pasar Rp 800 juta, anggaran renovasi yang proporsional berada di kisaran Rp 80-120 juta untuk hunian sendiri. Melampaui angka ini tidak selalu salah, tapi perlu ada justifikasi yang jelas, misalnya ekspektasi kenaikan nilai properti yang signifikan atau peningkatan kualitas hidup yang memang bernilai bagi penghuninya.


Prioritas Renovasi yang Punya ROI Terbaik

Tidak semua renovasi memberikan return yang sama terhadap nilai properti. Berdasarkan data pasar properti, beberapa area renovasi yang konsisten memberikan ROI terbaik adalah: dapur (karena paling berpengaruh pada keputusan beli/sewa), kamar mandi (sama alasannya), dan fasad eksterior (kesan pertama yang sangat mempengaruhi persepsi nilai properti).


Renovasi yang ROI-nya paling rendah terhadap nilai properti biasanya adalah: kolam renang (biaya tinggi, selera orang beda-beda), ruang hobi yang terlalu spesifik, dan dekorasi yang terlalu personal sehingga sulit dinikmati pembeli atau penyewa berikutnya.


Untuk Properti Komersial, Hitungannya Berbeda

Untuk kafe atau ruko, patokan yang lebih relevan bukan persentase dari nilai properti, tapi payback period: berapa lama investasi renovasi bisa kembali dari pendapatan bisnis? Renovasi kafe yang meningkatkan traffic 20-30% bisa balik modal dalam 12-18 bulan, yang artinya ROI-nya jauh lebih baik dari renovasi rumah tinggal manapun.


Inilah mengapa investasi desain yang serius untuk ruang komersial hampir selalu bisa dijustifikasi secara finansial, sementara untuk hunian pribadi acuan persentase dari nilai properti lebih relevan sebagai guardrail supaya tidak overinvest.


Siap wujudkan ruang impianmu? Mulai dari konsultasi gratis bersama tim Sinara.



Komentar


bottom of page