top of page

Biaya Desain Arsitektur di Solo: Apa Saja yang Sebenarnya Termasuk di Dalamnya

Gambar penulis: Sinara Design Build
Sinara Design Build
22 Jun
2 menit membaca

Ketika seseorang meminta penawaran jasa desain arsitektur, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: ini harga untuk apa saja? Apakah sudah termasuk gambar 3D? Apakah termasuk pengawasan konstruksi? Kebingungan ini wajar karena tidak ada standar yang seragam di industri ini, dan setiap penyedia jasa bisa mendefinisikan paketnya secara berbeda.


Biaya Desain Arsitektur di Solo: Apa Saja yang Sebenarnya Termasuk di Dalamnya
Biaya Desain Arsitektur di Solo: Apa Saja yang Sebenarnya Termasuk di Dalamnya

Output Minimum yang Seharusnya Kamu Terima

Untuk proyek bangunan baru atau renovasi yang membutuhkan izin, gambar kerja yang lengkap adalah output minimum yang harus ada. Ini mencakup denah (tampak atas setiap lantai), tampak (tampilan bangunan dari depan, samping, dan belakang), potongan (irisan vertikal bangunan untuk memperlihatkan ketinggian dan hubungan antar ruang), dan detail konstruksi untuk elemen-elemen khusus.


Gambar kerja ini yang menjadi acuan kontraktor di lapangan. Kalau gambarnya tidak lengkap atau tidak cukup detail, kontraktor akan membuat keputusan sendiri di lapangan, dan hasilnya bisa sangat berbeda dari yang kamu bayangkan.


Apa yang Biasanya Berbayar Terpisah

Gambar 3D atau rendering realistis hampir selalu dihitung terpisah dari gambar kerja 2D. Ini bisa berupa visualisasi eksterior, interior, atau bird-eye view. Untuk proyek residensial menengah di Solo, biaya rendering 3D biasanya berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 5 juta per gambar tergantung tingkat detailnya.


Pengurusan IMB atau PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) juga biasanya berbayar terpisah jika diminta. Ini melibatkan proses administrasi tersendiri yang membutuhkan waktu dan koordinasi dengan dinas terkait di Solo.


Pengawasan konstruksi adalah layanan yang sangat berharga tapi sering tidak masuk dalam paket desain standar. Kalau kamu tidak pakai jasa design & build, pengawasan ini perlu dikontrak terpisah atau dikerjakan sendiri, dan ini adalah area yang paling sering menyebabkan hasil konstruksi berbeda dari gambar kerja.


Berapa Rentang Biaya yang Wajar di Solo

Untuk jasa desain arsitektur di Solo, model yang paling umum adalah biaya per meter persegi luas bangunan. Rentangnya cukup lebar tergantung kompleksitas proyek dan reputasi penyedia jasanya, tapi untuk proyek residensial dan komersial skala menengah, angka yang umum beredar di Solo adalah Rp 50.000 sampai Rp 200.000 per m2 untuk paket gambar kerja lengkap.


Jadi untuk bangunan 100 m2, biaya desain arsitektur saja bisa berkisar Rp 5 juta sampai Rp 20 juta, belum termasuk 3D, pengawasan, atau pengurusan perizinan. Ini terlihat seperti angka yang beragam, dan memang demikian adanya karena perbedaan kualitas dan kelengkapan output sangat signifikan di rentang harga ini.


Yang Perlu Dikonfirmasi Sebelum Tanda Tangan

Sebelum menyetujui penawaran jasa desain arsitektur, pastikan kamu tahu dengan jelas: apa saja output yang termasuk, berapa kali revisi yang diperbolehkan, apakah pengawasan konstruksi masuk atau tidak, format file apa yang akan diserahkan, dan berapa lama proses desain diperkirakan selesai.


Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut tentang biaya desain arsitektur untuk proyekmu di Solo dan apa saja yang akan kamu dapatkan, tim Sinara siap mendiskusikannya di konsultasi awal yang gratis.


Siap wujudkan ruang impianmu? Mulai dari konsultasi gratis bersama tim Sinara.



Komentar


bottom of page